MENJADI MANUSIA YANG LEBIH BAIK

By Berbagi Ilmu - Februari 19, 2019



Jika boleh disamakan. Kuliah dan mendaki gunung. Itu sama prosesnya. Hanya sedikit beda tujuannya. Tujuan kuliah adalah mendapat gelar. Mendapat pekerjaan. Mendapat pengakuan status. 

Dan sedikit yang hanya ingin mendapatkan ilmu. Sementara tujuan mendaki gunung adalah mencapai puncaknya. Berswa foto. Menikmati matahari terbit atau matahari terbenam. Dan sedikit pula yang ingin menikmati perjalanannya.

Dalam perjalanannya. Ditemukan berbagai rintangan. Hambatan. Jalan terjal. Pun juga kuliah. Merasa salah jurusan. Salah teman. Hingga salah menghitung pendanaan. Ujung-ujungnya terhambat dan berhenti di tengah perjalanan.

Pada titik inilah kita merasakan menjadi manusia seutuhnya. Memahami lagi makna dari sebuah perjanalan. Ada yang mesti sampai ke puncak. Adapula yang merasa sudah sampai di sini saja. Toh tidak akan lari gunung dikejar.

Sebagian orang. Menganggap ketika kita berhenti. Kita gagal. Seoalah-olah hidup hanya terdiri dari satu kegagalan. Bukankah hidup kita adalah bangkit dari satu kegagalan ke kegagalan lainnya. Selama ini kita didoktrinasi agar tidak gagal.

Betapa banyak bertebaran pesan untuk sukses dan tolak kegagalan. Apakah mereka lupa bahwa tidak ada kesuksesan tanpa adanya kegagalan. Sama seperti mendaki dan kuliah. Ketika kita gagal sampai pada tujuannya. Bukan berarti kita gagal. Bukan berarti pula apa yang kita lakukan sepanjang perjalanannya sia-sia. Setidaknya satu hal yang dapat kita ambil pelajarannya. Yaitu menjadi manusia yang lebih baik.

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar