APA YANG SAYA LAKUKAN HARI INI? DAY 2

By Berbagi Ilmu - Agustus 05, 2018


Apa yang saya lakukan hari ini? Day 2
1.      Baca buku Secercah Cahaya Illahi Karya M. Quraish Shihab
Pagi ini saya melanjutkan halaman selanjutnya yakni pembahasan mengenai “Sifat-sifat Allah”. Materi yang disampaikan tentang beberapa sifat-sifat Allah baik yang bersifat wajib, mustahil, dan jaiz. Beberapa sifat lainnya yaitu Maha Hidup, Maha Mengetahui, Maha Berkehendak (iradah) serta Maha Kuasa. Dengan ilmu, iradah dan qudrah kita juga meyakini bahwa Dia pasti memiliki ikhtiyar (kebebasan berbuat), dalam arti tidak ada yang dapat memaksanya melakukan sesuatu. Dengan demikian, Dia tidak dapat menjadi sasaran kritik dan kecaman, apalagi pengetahuan manusia tentang Dia dan ciptaannya sangat terbatas. Selain dari yang disebut di atas, masih ada lagi sifat-sifat wajib bagi-Nya, yang diinformasikan oleh Al-Qur’an dan dijelaskan oleh Hadist.

2.      Day Challenge hari ini “Plan Your Week Today”

3.      Revisi latar belakang
Hari ini saya masih memperbaiki lagi latar belakang proposal skripsi saya yang berjudul “Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi” revisi kali ini saya kembali mempertanyakan alasan saya menyusun proposal skripsi ini.

4.      Wisma dan Travel
Rencananya hari Senin, 6 Agust-18 teman saya dari Lampung akan tiba di Palangka Raya dan menginap selama satu malam dan esok paginya melanjutkan perjalanan ke Sampit. Saya pun dimintai tolong untuk mencarikan wisma dan travel. Beruntung urusan memesan wisma dan lainnya dapat dilakukan melalui aplikasi traveloka.

5.      Baca koran
Hari  ini saya melanjutkan membaca koran kompas edisi Sabtu, 4 Agust-18, saya membaca sebuah opini yang ditulis oleh Abdillah Toha (pengamat politik) yang berjudul “Politik Ulama”. Abdillah dalam tulisannya membahas mengenai kondisi partai politik di pertengahan tahun 1950-an. Pada tahun-tahun tersebut partai politik terbagi menjadi tiga poros, (1) poros agamis, (2) poros nasionalis, dan (3) poros komunis. Lebih lanjut Abdillah menulis tentang perbedaan partai “berbasis Islam” pada masa lalu dan di masa sekarang. Pada masa lalu partai-partai Islam lebih menekankan pada penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bernegara berbanding terbalik dengan kondisi saat ini.

Abdillah juga menyampaikan sebuah diskusi panjang bersama Prof Dr Quraish Shihab yang berjudul Politik Nabi. Kesimpulan yang di dapat yaitu; tidak ada istilah negara bangsa dalam kehidupan Nabi, Nabi di utus tidak untuk mendirikan agama tetapi untuk memimpin umat dan komunitas, Madinah bukan negara melainkan sebuah masyarakat madani.
Hal lain yang disampaikan yakni tentang penggunaan masjid dalam politik dan juga tentang boleh atau tidaknya khatib masjid mengarahkan umatnya untuk memilih partai atau politisi tertentu.

6.      Video MIKIR: Gampang gak sih jadi Stand Up Comedian?
Video ini disampaikan oleh Pandji Pragiwaksono di channel Youtubenya. Dalam seri MIKIR kali ini Pandji menyampaikan tentang profesi komika, apakah seorang tunawicara dapat menjalani profesi ini? Selain itu Pandji juga merekomendasikan video seri Bird Stand Up Comedy. Bird Stand Up Comedy merupakan sebuah acara Stand Up yang dibuat oleh perusahan taksi Bird. Para komikanya merupakan driver dari perusahaan taksi tersebut. Para driver taksi tersebut menyampaikan pengalaman mereka sebagai driver serta berbagai tingkah laku dari para pelanggannya.

7.      Taxi 5
Walaupun tidak mengikuti seri 1-4 tetapi saya tetap dapat mengikuti arah film Taxi 5 ini. Film ber’genre action comedy ini cukup menghibur hari saya. Film ini sendiri berkisah tentang seorang polisi (Marot) yang dipindah tugaskan dari Prancis ke kota Marsille di Italia. Di kota Marsille ini Marot mendapat misi untuk menggagalkan rencana seorang mafia yang ingin mencuri perhiasan berlian yang rencananya akan dipamerkan di museum setempat. Dalam misinya kali ini, Marot bersama rekannya terlebih dulu harus mencari mobil taksi berwarna putih yang legendaris itu.

8.      Baca buku Secercah Cahaya Illahi karya M. Quraish Shihab bagian 2
Di bagian 2 ini saya membaca materi tentang Sunnatullah. Ada satu paragraf yang suka dari materi ini yaitu: “Segala sesuatu berubah kecuali perubahan itu sendiri”. Maksudnya adalah bahwa perubahan merupakan suatu keniscayaan bagi segala sesuatu. Merubah perubahan  dan menjadikannya tidak berubah merupakan sesuatu yang mustahil. Kitab suci Al-Qur’an merupakan kitab pertama yang menginformasikan bahwa ada hukum-hukum yang mengatur perubahan itu. Hukum-hukum tersebutlah yang dinamainya Sunnatullah.

9.      Qoute hari ini:
“Jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk menjadi muslim yang lebih baik. Islam adalah jembatan antara diri Anda dan Jannah”


Palangka Raya, 5 Agust 18

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar