HIJRAH KE PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

By Berbagi Ilmu - Juli 11, 2018


Pengalaman selama dua semester di teknik sipil membuat gue lebih berhati-hati lagi dalam memilih jurusan (di perguruan tinggi yang baru). Gue pun membuat beberapa kriteria yang akan menjadi tolak ukur dalam pemilihan jurusan.

Pertama, gak banyak tugas. Pengalaman katanya adalah guru terbaik, berangkat dari situ gue mencari-cari, kira-kira jurusan apa yang gak banyak tugas (di teknik sipil tugasnya bejibun), gue belum menemukan jawaban yang tepat untuk perkara ini, lantas gue melanjutkan ke kriteria kedua.

Kedua, minim hitungan. Gue memang sudah belajar menghitung dari sebelum SD hingga sekarang, tetapi ketika kuliah di teknik sipil, hitungannya ‘ajib’ banget, kalkulus 1-4, belum lagi statika, statistika, ditambah dengan berbagai hitungan beton, kayu dan sebagainya, ampun deh.

Ketiga, berorientasi jangka panjang, bukan hanya belajar ilmu dunia namun juga harus belajar ilmu agama (dunia-akhirat). Nah ini perkara berat, kira-kira jurusan apa yang masuk kriteria ini?

Setelah melihat berbagai jurusan yang terdapat di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dan mencocokkan dengan ketiga kriteria tersebut, gue akhirnya menjatuhkan pilihan pada jurusan Pendidikan Agama Islam.

Kenapa jurusan Pendidikan Agama Islam? karena menurut pemikiran gue, jurusan inilah yang paling mendekati dengan kriteria yang gue tentukan sebelumnya.

Setelah memilih jurusan lanjut pendaftaran sebagai mahasiswa baru. Gue pun diterima sebagai mahasiwa prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Agama Islam (angkatan tahun 2014) di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

Jurusan ini membuat gue belajar tentang agama Islam lebih jauh lagi, gue jadi sadar ternyata ilmu agama gue selama ini (sampai sekarang) masih jauh banget, gak ada apa-apanya. Gue pun setuju dengan perkataan Einstein kurang lebih seperti ini (ika salah mohon dikoreksi) “Semakin banyak kita belajar semakin kita menyadari bahwa kita ini tidak tahu apa-apa”. Tak terasa waktu begitu cepat, sekarang (2018) gue sudah berada di semester akhir (skripsi).

Berawal dari otomotif, teknik sipil, hingga pendidikan agama Islam, entah kemana angin kehidupan akan membawa gue berkelana lagi, yang pasti gue masih menikmati hari-hari gue dengan segala kemisteriusannya.

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar